CARA MELAKUAN SIKAP KAYANG

CARA MELAKUAN SIKAP KAYANG

Pengertian Kayang

cara mlakukan posisi kayangSikap kayang, yang dimaksud kayang yaitu posisi membusur dengan keadaan kaki beserta lengan bertumpu pada bidang yang sama (matras).

esensi dari gerakan posisi kayang adalah menaruh kaki lebih tinggi, pada bagian bahu diberi tekanan dan sedikit pada bagian pinggul. Manfaat dari gerkan ini yaitu dapat meningkatkan kelenturan tubuh terutama pada tubuh bagian bahu.

 

Cara melakukan gerakan kayang  

Dengan sikap berdiri tanggan berda di pinggang

  1. Kaki dan tangan ditekuk posisi kepala ditekuk kebelakang.
  2. Kedua lengan diputar ke arah belakang hingga menempel pada matras yang digunakan sebagi tumpuan.

Sikap kayang yaitu sikap posisi tubuh telentang dan membusur tumpuan pada kedua tangan dan kaki. Dalam melakukan gerakan kayang bisa dilakukan dengan baik dan benar apabila :

  • Seorang atlet senam lantai diwajibkan memilliki kekuatan otot paha punggung serta otot perut agar dalam melakukan gerakan dapat dengan lancer.
  • Harus memilik fleksibilitas persendian yang bagus terutama pada ruas tulang belakang dan juga persendian pinggang
  • Mempunyai kekuatan tangan dan bahu sebagai penopang tubuh.

Sikap Kayang Dari Posisi Tidur

posisi Kayang bisa dilakukan dengan dua sika awalan yaitu tidur dan berdiri

Kayang berawalan dari sikap tidur

  • posisi awal tidur dengan terlentang
  • tumit rapat pada pinggang dan ke dua lutut ditekukuk
  • siku keduanya di tekuk sedangkan kedua telapak tangan menempel pada matras atau lantai untuk jempol diletakkan dekat dengan telingga
  • kedua kaki dan lengan lurus ketika tubuh diangkat ke atas
  • kepala dimasukkan diantara kedua tangan

Sikap Kayang Dari Posisi Berdiri

  • Posisi awal tubuh berawal dari berdiri tegak
  • Kedua lengan berada di sebelah kaki
  • secara beriringan salah satu lengan diayun ke arah belakang, posisi kepala bertengadah sedangkan tubuh melenting.
  • usahakan dan pertahankan telapak tanggan menempel pada matras atau lantai

catatn : dalam melakukan gerakan kayang sebaiknya jangan memaksakan dan dilakukan terburu – buru, perlahan lahan  dalam latihan dapat dilakukan pada tembok sebagai tumpuan dibelakang. Bisa juga di lakukan lentingan bertahap seperti di atas kasur dan lain lain

Kesalahan Pada saat posisi Kayang

  • jarak antara ke dua kaki dan tangan telampau jauh
  • keadaan siku bengkok yang disebabkan bahu dan siku kaku
    badan kurang melenting diakibatkan karana kurang lenturnya tubuh bagian punggung serta otot perut. Hal tersebut bisa diatasi dengan berlatih menggunakan kasur secara perlahan dengan sudut kemiringan diatur secara perlahan tubuh akan melenting dan lentuk.
  • posisi kepala terlalu kebelakang
  • kurangnya belance keseimbangan pada tubuh

terimakasih sudah membaca artikel di mangruri.com semoga bermanfaat penulis bukannya manusia yang sempurna  bila ada keslahan silahkan isi form di bawah ini atau dapat shere via media sosial seperti facbook, twitter dan lain – lain.

 

OLAHRAGA LEMPAR CAKRAM

OLAHRAGA LEMPAR CAKRAM

Penegertian

teknik lempar cakramOlahraga lempar cakram merupakan salah satu olahraga cabang atletik pada nomor lempar. pada awalnya olahraga atletik ini terinspirasi dari nelayan ikan dalam melempar jarring bahan cakram pada mulanya terbuat dari batu terupam dan terbuat dari perunggu yang dicor sekarang yang ditempa. Sekarang menggunakan kayu berbentuk sebuah piringan bundar dan pipih yang dilapisi besi atau pun bahan lain.

Sarana prasarana olahraga lempar cakram

  • Alat
  • Bahan kayu dan capuran lainnya digunakan sebagi pembuatan cakram serta di bungkus mengunakan bahan metal berbentul lingkaran padat pipih, pada bagian tengah cakram terdapat beban khusus yang bias di bongkar pasang guna mengatur beban yang diinginkan.
  • Ukuran cakram
  • Putra 2 kilogram dengan diameter 219 hingga 221 milimeter.
  • Putri 1 kilogram dengan diameter 180 hingga 182 milimeter.
  • ukuran lapangan olahraga lempar cakram
  • Garis tengah lingkaran untuk area pelempar yaitu 2,50 m.
  • Area lemparan mempunya sudut kurang lebih 45 derajat dari titik pusat lingkaran.

Cara Memegang Cakram

pegangan cakramDalam memgang piringan cakram ditaruh pada tangan kiri terlebih dahulu bagi atlet yang kekuatan tangan terletak di tangan kanan ( begitu sebaliknya ) kemudian telapak tangan bagian kanan ditaruh diatas cakram bagin tengah, jari – jari dibuka jarak antar setiap ruas jari direngangkan hingga menutupi  bagian sisi cakram, untuk jari kelingking menutupi cakram untuk ibu jari bebas dan pergelangan tangan agak ditekuk kedalam.

Mengayunkan cakram

Ayunan lemparan piringan cakram kearah depan dan ke arah belakang sisi tubuh. Ketika proses mengayunkan piringan cakram, lengan yang memegang piringan cakram direntangkan hinngga lurus hingga piringan cakram terlepas.

Tahapan Gerakan olahraga lempar cakram

Dalam melakukan olahraga lempar cakram terbagi menjadi 3 ( tiga ) tahapan

Tahap Persiapan

Posisi tubuh berdiri menggunakan kedua telapak kaki yang dibuka lebar. Pegang piringan cakram dengan tangan kanan ayunan lengan hingga diatas pinggang beserta memutar tubuh ke arah kiri secara secara berulang. Pada saat diayunkan ke arah kiri di bantu dengan kaki mengangkang

Tahap Pelaksanaan

cara melakukan tahapan ini adalah dengan Mengayunkan cakram menggunakan lengan ke arah depan dan belakang. Ketika piringan cakram berada di belakang, tubuh diputar piringan cakram ke arah samping depan atas hinga membentuk sudut 40 derajat. Piringan cakram dilepas ketika berada di bagian depan muka.

Tahapan Penutup

Lemparan dibantu dengan menggunakn kaki kanan guna tolakan lebih kuat pada tanah hingga tubuh melonjak ke arah depan atas

Tumpuan menggunakan kaki bagian kanan dengan cara melangkahkan kaki kemudian kaki yang satunya dalam keadan rileks tidak tegang ataupun kaku guna mempertahankan keseimbang tubuh.

Keslahan Dalam Melakukan Olahraga lempar cakram

  1. Pada saat melakukan putaran cakram pada saat berada di udara tidak berada satu arah sehingga membuat cakram terbalik
  2. Ketika melakukan tumpuan kaki kurang memiliki kekuatan pada saat melakukan tolakan yang mengakibatkan kecepatan horizontal tidak bisa di rubah menjadi kecepatan vertikal
  3. Pada saat melukakan ayunan lemparan tidak berada pada garis linier (garis lurus) dengan kemiringan / kecondongan cakram yang dapat menimbulkan kurang sempurnanya dalam melakukan lemparan.
  4. Pada saat melakukan ayunan terakhir kurang kuat, cepat dan bertenaga
  5. Gerakan lemparan tidak lues badan kaku

Juri Pada Olahraga lempar cakram

Dalam perlombaan olahraga atletik ini wajib harus ada juri atau wasit yang jeli, adil, jujur dan berwibawa agar salah satu pihak tidak merasa dirugikan.

Selain hal itu sebagai juri atau wasitpun harus memiliki penguasaan dan berpengalaman, bisa memimpin jalannya pertandingan dan paham betul mengenai peraturan perlombaan.

Dalam perlombaan lempar cakram terdapat 5 orang juri atau wasit, pada setiap juri memiliki fugsi dan tugas yang berbeda bisa disebut juri 1, juri 2, juri 3, juri 4, juri 5.

  • Juri 1

Juri 1 bertugas untuk memangil peserta lomba, pada saat atlet berputar berada di belakang lingkaran sector lempar juri 1 bertugas mengawasi gerakan pada kaki yang salah pada bagian tepi lingkaran.

  • Juri 2

Juri 2 memiliki fungsi dan tugas melihat mengawasi kaki atlet yang salah pada tepi lingkaran pada saat atlet olahraga lempar cakram terlepas dari tangan atlet.

Juri nomor 2 pun bertugas untuk memangil peserta agar atlet siap dilaakukan menggunakan pengeras suara. Juri 2 pun memegang bendera sebagai taanda suatu lemparan bisa dikataan sah atau tidak

  • Juri 3

Juri 3 memiliki tugas dan fungsi menaruh alat pengukur ataupun ujung pita dari meteran ketika bendera ditempatkan sebagai tanda tempat dari jatuhnya cakram dari hasil lemparan atlet.

  • Juri 4 dan Juri 5

Juri 4 dan juri 5 memiliki tugas dan fungsi untuk mengamati dan melihat tempat jatuhnya cakram paling dekat hasil lemparan atlet, juri 4 dan 5 dapat menyesuaikan keadan apabila seorang atlet kidal.

Terimakasih sudah membaca artikel dari mangruri.com semoga bisa bermanfaat taklebih seorang penulis adalah manusia biasa bila ada kekurangan kami mohon maaf yang sebsesar besarnya jangan lupa beri masukan pada team penulis kami dengan isi form komentar di bawah ini. Bisa juga shere artikel kepada teman – teman anda terimakasih. Semoga hari anda meyenangkan.

 

4 GAYA LOMPAT TINGGI

4 GAYA LOMPAT TINGGI

Gaya Lompat Tinggi – Pengertian

gaya lompat tinggiGaya Lompat Tinggi olahraga ateletik dari cabang nomor lompat, lompatan yang dilakukan  tanpa menggunakan alat  (tidak seperti lompat galah) lompatan  haruslah setinggi mungkin dengn cara memaksimalkan kekuatan otot kaki dan juga perut,  lompatan setinggi mungkin  yang dilakukan  memiliki tujuan agar dapat melewati mistar, ketinggian mistar sudah diatur dalam perlombaan. ketinggian  mistar minimal memiliki tinggi 2,5 meter sedangkan untuk panjang mistar itu sendiri minimal 3,15 meter.

Gaya Lompat Tinggi – Sejarah

Gaya gunting menjadi gaya awal yang diperlombakan dengan mencatat lompatatan tertinggi hingga 1,6 m. Olahraga ini pertama kali diperlombakan pada abad ke 19 di Negara skotlandia,

Mulailah gaya – gaya dalam lompat tingi bermunculan guna berinovasi agar mendapatkan hasil yang lebih maxsimal  Di mulai pada  abad 20 muncullah seperti gaya eastern cut off, gaya western roll pada tahun 1912, gaya straddle, gaya Jumper Soviet pada tahun 1964

Dari itulah para atlet mulai mengembangkan dan belajar untuk menemukan teknik gaya lompatan yang lebih baik sampai saat sekarang ini terdapat 4 (empat) gaya lompatan yaitu scissors gaya gunting, western roll gaya guling, straddle gaya guling dan fosbury flop

Pada saat itu pendaratan  dilakukan di atas tanah yang memiliki rumput yang mengakibatkan banyak terjadinya cidra bagi para atlet sedanag di jaman sekarang guna meminimalisir kecelakan atau cidra pada atlet  pendaratn lopat tinggi dilakukan di atas matras

Macam macam gaya lompat tinggi

gaya lompat tinggi

Gaya Lompat Tinggi – Scissors Gaya gunting

Gaya gunting scissors bisa disebut juga dengan gaya swennery dikarenakan jaman dulu masih menggunakan gaya jongkok

Swenney merevolusi dari gaya lompat tinggi  jongkok menjadi gaya gunting dikarnakan gaya jongkok dinilai kurang efisien dan tepat guna  pada abad 20 sekitar  tahun 1880

Teknik melakukaanya :

  • Mengambil awalan lompatan dari bagian tengah
  • Pada saat melompat menggunakan salah satu kaki ( biasanya menggunakan kaki kiri ) sedangkan kakilainya difungsikan sebagi pengayun selanjutnya pendaratan menggunakan kaki kembali.
  • Pada saat di udara tubuh diputar apabila penggunakan tolakan kaki kiri berarti diputar ke arah kanan begitu pula sebaliknya.

Gaya Lompat Tinggi – Straddle (Gaya Guling)

Ciri dari Gaya guling adalah pada saat melewati mistar tubuh diputar kumudian dikembalikan lagi seperti semula. Posisi tubuh pada saat di atas mistar telungkup

Cara melakukannya yaitu mengambil awalan dari arah samping secukupnya kira – kira 3 hingga 9 langkah  terlebih dahulu kemudian melompat setinggi mungkin

Pada saat melakukan tolakan gunakan salah satu kaki baik kanan maupun kaki kiri bebas tergantung  tergantung enaknya saja.

Agar dapat melwati mistar posisi badan dengan cepat dibalik hingga pada saat tubuh berada di atas mistar dalam ke adaan telungkup

Posisi bokong diusahan untuk lebih tinggi dari pada bagian kepala yang sedikit menunduk, pada saat pendaratan diusahakan menggunakan sisi bagian tubuh dilanjutkan Pada bahu  dengan berguling  guna menghidari cidra.

Perlu Diingat
  • Dalam pengambilan posisi ancang – ancang jagan terlalu jauh setidaknya 3 hingga 9 langkah tergantung dari tinggi mmistar
  • Berlari jangan terlalu cepat agar mendapatkan momentum tolakan
  • Mengambil posisi awaln stidaknya 30 hingga 40 derajat dari tiang ataupun mistar
  • Pada saat berlari jangan lurus tetapi agak sedikit serong
Pada Saat Menolak
  • Pemilihan tumpuan kaki tergantung enaknya melompat terhadap mistar atlet tersebut
  • Pada saat melakukan tolakan posisi badan agak telungkup dan agak condong kebelakang
  • Kaki tumpuan menolak vertical sehingga kedua lutut menjadi lurus dilanjutkan kedua lengan dengan tenaga secukupnya diayunkan
Pada Saat Berada Di Atas Mistar
  • Badan posisi telungkup
  • Pada saat tubuh sudah mulai turun kaki segera diluruskan
Pada Saat Mendarat
  • Kaki belakang diangkat setinggi mungkin agar tidak mengenai mistar
  • Tidak adanya gerakan lanjutan seperti berguling dengan bahu
  • Posisi badan rileks
  • Tidak tergesa – gesa

Gaya Lompat Tinggi – Gaya flop

Gaya flop diciptakan oleh seorang atlet berkebangsaan Amerika yang bernama Dick ricarod fosbury yang mana pada tahun 1968 pada olymiade meksiko berhasil menjuarinya

Berbeda dengan gaya stredel gaya flop pada saat berada di atas mistar posisi badan terlentang dan pada saat mendarat pun posisi tubuh masih dalam keadaan terlentang

Teknik Awalan
Pada awalannya arahnya berawal dari depan lurus menghadap mistar Apabila seorang atlet mengunakan kaki sebelah kiri yang digunakan sebagai tumpuan sebaiknya mendarat pada bagian sebelah tiang kanan Pada saat saat akhir dalam melangkah.

Teknik Tolakan Flop. 

  • Menggunakan kaki yang paling kuat dalam melakukan tolakan
  • Jika kaki sebelah kiri yang digunakan kaki diangkat kemudian ditekuk ketika memutar badan
  • Posisi Tubuh harus membelakngi mistar
  • Bagian punggung harus membelakangi mistar
  • Pada saat melewati mistar tubuh melengkung atau lenting

Pada Saat Berada Di Atas Mistar

  • Pada saat melewati mistar bagian tubuh kepalalah yang terlebih dahulu
  • Dilanjutkan dengan posisi tubuh terlentang
  • Tubuh terlentang secara otomatis area punggung menghadap ke mistar
  • Posisi kaki diayunkan vertical agar dapat melewati mistar dengan baik ketika melocat dengan ketinggian maxsimal.

Pada Saat Mendarat

Ketika melakukan leanding atau pendaratan bagian tubuh yang digunakan adalah pungung.

Hal tersebut didasari karena pada saat tubuh berada di atas mistar telentang sehingga pendaratan menggunakan pungung gaya ini hanya boleh dilakukan apabila sarana pendaratannya menggunakan busa yang tebal, jadi jangan sekali kali menggunakan teknik ini apa bila sarana pendaratannya bukan busa karna bisa mengakibatkan cidra yang fatal.

Gaya Lompat Tinggi – Gaya Guling Sisi (Western Roll).

Gaya guling sisi wetern roll berasal dari negeri paman sam amerika serikat pada tahun 1912 yang di temunkan oleh G Horin. Tapi sangat disayangkan gaya ini tidak bisa dikembangkan lagi dikarenakan peraturan.

Pada hakekatnya gaya guling sisi posisi kepala lebih rendah dibandingkan dengan pinggul sehingga hal ini tidak diperbolehkan olehsebab itu gaya ini tidak boleh dipergunakan kembali.

Terimakasih sudah membaca artikel Gaya Lompat Tinggi dari mangruri.com semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman – teman semua jangan lupa shere keteman teman anda via media social apa bila ada kritik dan saran silahan isi form di bawah ini. anda puas kami senang tidak puas beritau kami ya.

Teknik Lari jarak menengah

Teknik Lari Jarak Menengah

Pengertian

teknik lari jarak menengahTeknik Lari jarak menengah  merupakan salah satu cabang olahraga atletik pada nomor lari, dengan jarak tempuh 800 meter, diawali dengan start gaya jongkok sedangkan 1500 meter diawali dengan start berdiri.

Pada olahraga ini pada nomor lari 800 meter setiap atlet pelari memulai lari pada lintasannya masing–masing. Ketika melewati tikunngan pertama peserta bisa memasukan lintasan yang pertama (lintasan lebih dekat dengan tikungan) sekiranya menguntungkan pelari..

Pada gerakan teknik lari jarak menengah  pada jarak lari 800 meter maupun 1500 meter berbeda dengan gerakan teknik lari jarak pendek, perbedaannya terletak pada kaki ujung bagian tumit. Dan menolak menggunakan ujung kaki. Pada olahraga atletik lari ini menggunakan start berdiri.

gerakan lari dilakukan dengan wajar, kaki diayunkan ke arah depan  dengan langkah panjang tidak terlalu dipaksakan keculi jelang memasuki finish.

Baca Juga :

Teknik Lari Gawang

Teknik Lari Jarak Jauh

Hal yang perlu diperhatikan dalam lari jarak menengah

  • Posisi Tubuh selalu dalam ke addaan rileks jangan tegang atupun kaku. Berbeda dengan lari jarak pendek dalam ayunan lari jarak pendek.
  • posisi Badan agak sedikit condong ke arah depan sikiranya 15 derajat dari posisi tegak.
  • Ayunan Tangan dan kaki haruslah terkoordinasi dan selaras dengan kaki dalam mengayun ke depan maupun kebelakang. pada panjang langkah kaki tetap dan dalam ayunan paha ke arah depan panjangnya langkah kaki harus berbanding lurus dengan panjangnya tungkai. Mengangkat lutut yang cukup tinggi tetapi tidak setinggi dalam lari jarak pendek.

Teknik start

Dalam lari jarak menengah start mengunakan start berdiri :

  • Pada aba – aba bersedia posisi badan siap berdiri di belakang garis start denagn yakin tanpa ragu – ragu meju melangkah kedepan
  • Pada aba – aba siap ambil siakp untuk siap berlari dengan menaruh kaki terkuat didepan sebagai tolakan dan kaki lemah berada dibelakang. Yang perlu diperhatikan jangan sampai menginjak garis start posisi badan agak miring / condong
  • Pada aba – aba ya mulai berlari, perhatikan berbeda dengan lari sprint penggunaan awal kecepatan berlari bukan kecepatan maxsimal melainkan setengah atau sepertiga dari kecepatan maxsimal.

Teknik  Gerakan

Pada tekik lari jarak jarak menengah posisi badan dan kepala tidak begitu condong, sikap padan seperti orang berlari seperti biasanya. Ayunan tanggan berfungsi sebagi penyeimmbang gerakan kaki, ayunan lengan yang baik  membentuk sudut sekitar 100 derajat  hingga 110 derajat.

Pada saat menggerakkan kaki bagian bawah arahnya harus dari belakang ke arah depan  tidak boleh terlalu tinggi dan yang perlu diingat mengayunkan lutut kea rah depan tidak melebihi pinggang tidak seperti lari jarak pendek. Bagian Kaki pada saat mendarat yaitu tumit sedangan yang digunakan utuk menolak yaitu pada bagian ujung kaki.

Teknik Lari Jarak Menengah Saat Melewati Tikungan:

Pada saat melewti tikungan usahakan untuk berlari sedekat mungkin dengan garis tepi bagian kiri posisi kepala dan bahu miring atau condong  ke arah kiri pada bagian lengan diusahaan tangan kanan memilki sudut yang lebih besar dari pada lengan bagian kiri.

Teknik Lari Jarak Menengah Gerakan Memasuki Garis Finish

Cara melewati garis finish

Pada saat memasuki garis finish terus berlari tanpa merubah sikap larinya posisi dada maju ke depan posisi tanggan ke belakang dengan posisi lurus. Dada diputar ke salah satu sisi bagian kanan maupun kiri dengan salah satu pundak maju ke arah depan. Posisi kepala ditundukkan tangan diayunkan ke arah belakang.

Baca Juga :

Teknik Lari Jarak Pendek

Teknik Jalan Cepat

Hal Yang Harus Diperhatikan Teknik Lari Jarak Menengah Pada Saat Finish

Frekuensi langkah kaki lebih dipercepat dan lebih diperlebar lagi ketika memasuki dalam garis finish jangan melompat. lari lah seperti biasa. Jangan sampai meraih pita menggunakan tanggan.

Konsentrasi pusatkan pada garis finish setelah melewati garis finish jangan berhenti tetapi kecepatan langkah mulai diperlambat.dan yang tidak kalah pentingnya pula yaitu unsur dari kebugaran jasmani yang prima teruma dari endurance  daya tahan tubuh dalam melakukan olahraga atletik ini .

Teknik Lari Jarak Menengah – Peraturan Perlombaan

Garis selebar 5 centimeter sebagai penanda garis start dan garis finish. Jarak tempuh dihitung dari garis start hingga garis finish.

“Bersedia – siap – ya” digunakan sebagai aba aba dalam lari jarak menegah. Di peringati sebanyak 3 kali aba bila peserta melakukan kesalahan dalam meakukan start

Teknik Lari jarak menengah – Peserta Bisa di diskualifikasi Apa Bila :

pada saat melakukan start melakukan kesalahan sebanyak 3 (tiga) kali, keluar dari lintasanya atau masuk kedalam lintasan pelari lain, dan juga seorang atet terbukti menggunakan doping atau obat peraangsang.

Juri Lomba Lari 

Juri atau petugas dalam olahraga atletik ini mempunyai tugas yang berbeda diantara satu dan yang lainnya diantaranya sebagai berikut :

  • Starter adalah petugas yang memberi aba – aba untuk berlari
  • Recall Starter adalah petugas mengabsen dan mengecek para atet.
  • Timer adalah petugas pencatat waktu dalam perlombaan
  • Pengawas lintasan mempunyi tugas mengawasi atlet ababila melakukan pelanggaran dan kesalahan pada saat berlari
  • Juri kedatangan bertugas sebagai pencatat atlet yang finish pertama hingga atlet yang finish terakhir dan juga menentukan rengking dalam urutan perlombaan
  • Juri pencatat hasil bertugas mencatat hasil pasca atletik memasuki garis finish

terimakasih sudah membaca artikel dari mangruri.com semoga bisa artikel ini bermanfaat bagi semuanya apabila ada kesalahan dalam penulisan kami team mangruri.com meminta maaf yang sebesar besarnya silahkan isi form di bawah ini apa bila ada pertanyaan saran maupu keritik, terimakasih.

 

Teknik Lari Gawang

Teknik Lari Gawang

Pengertian

teknik lari gawangTeknik Lari Gawang Yaitu merupakan cabang olahraga atetik dalam nomor lari Cepat dengan melompati rintangan berupa gawang minimal 10 gawang yang tinggi dan jarak tempuh sesuai dengan ternomor perlombanya.
Dalam melakukuan cabang atletik ini sebisa mungkin dilakukan dengan cepat seperti lari sprint.

Dalam perlombaan lari gawang jarak tempuh , tinggi gawang, jarak antara gawang jarang terakir ke gris finish pun berbeda?

Putri Nomor 100 m Tinggi gawang : 0,840 m jarak garis start ke gawang pertama : 13,00m jarak antar gawang : 8,50 m jarak gawang terakhir ke gaaris finish : 10,50 m
Putri Nomor 400 m Tinggi gawang : 0,762 m jarak garis start ke gawang pertama : 45,00m jarak antar gawang : 35,00 m jarak gawang terakhir ke gaaris finish : 40,00 m
Putra Nomor 110 m Tinggi gawang : 1,067 m jarak garis start ke gawang pertama : 13,72m jarak antar gawang : 9,14 m jarak gawang terakhir ke garis finish : `14,02 m
Putra Nomor 400 m Tinggi gawang : 0,914 m jarak garis start ke gawang pertama : 45,00 m jarak antar gawang : 35,00 m jarak gawang terakhir ke garis finish : `40,00 m
Untuk menghasilkan pergerakan yang baik dan benar kita harus mempelajari terlebih dahulu teknik dasarnya.

Lari Gawang 110 Meter Putra dan 100 Meter Putri

Teknik dalam melakukan olahraga ini pada nomor 100 m putra dan 110 m putri adalah :

1. Dimulai dengan menggunakan start jongkok.
2. Lari dengan kecepatan maxsimal kemudian melompati gawang dengan cara tubuh sedikit condong ke arah depan posisi kaki yang berada di depan lurus pada saat melompat.
3. Keadaan lengan pada sebelah badan yang bersebrangan dengan kaki yang mengawali. Diayunkan ke arah depan menyelaraskan gerakan tubuh.
4. Psaca melewati gawang, kaki depan kembali ke lintasan lari ke arah depan dan ke arah gawang selanjutnya.
5. Kaki yang berada dibelakang ke arah depan dan melanjutkan gawang berikutnya.
6. Berlari dengan cepat dan kuat antara gawang satu dan gawang yang lain.
7. Keadaan pundak dan pingang dipertahankan agar tetap berkesinambungan dengan gawang posisi tubuh naik dan turun pada saat gawang.
8. Pada saat Gerakan akhir lending kaki diluruskan sedangkan kaki diangkat tinggi.

Fase Teknik Lari Gawang 100 m

Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan gerakan teknik yang benar yaitu settingan langkah, waktu melangkah dan panjang pendeknya langkah dalam berlari. Anatara lari gawang dan lari cepat atau sprint tidak bisa dipisahkan karna seorang atlit yang bagus harus seorang pelari yang handal.

Keduanya memiliiki kesamaan dalam hal gerakan lengan, lurusnya kaki cara mengangkat lutut. Setiap tahapan membutuhkan gerakan kordinasi yang baik dari setiap komponennya.

Tahapan Start Menuju ke Gawang Pertama

1. Pasca melakukan start kemudian mendekati gawang dengan cara bertolak mengangkat pinggul dengan tinggi sembelum melompat.
2. Paha dan lutut kaki bagian depan diangkat pada suatu garis horizontal, luruskan kaki dengan cara menendangkan ke arah depan guna meluruskan kaki, dan juga lutut diluruskan guna melintasi gawanng.
3. Selama lari Posisi lutut tetap diangkat.
Tahapan Melewati Gawang
1. Dimulai dengan gerakan kaki yang cepat kemudian lutut diangkat ketika sudah mendekati gawang
2. Semakin cepat berlari menuju gawang berbanding lurus dengan semakin jauh memulai lompatan, kaki dan tangan bergerak cepat.
3. Keadaan badan sedikit condong ke arah depan posisi lutut agak sedikit ditekuk ketiaka berada dalam posisi melompat di atas gawang, usahakan melompat jangan terlalu tinggi dari gawang.
4. Pada saat di atas gawang Tanggan memiliki fungsi sebagai penyeimbang guna badan lebih cepat kembali ke keadaan berlari.
5. Setelah kaki yang digunakan menolak tarik ke depan, dengan cara mengangkat tinggi kaki ke samping dengan cara diputar.
6. Pasca kaki depan melewati gawang dengan keadaan lurus segera menyentuh tanah dan diiringi kaki bagian belakang.

Lari Gawang nomor 400 Meter

Pondasi Pada nomor lari gawang 400 m adalah dengan lari cepat sepanjang 400 meter, oleh sebab itu atlit harus bisa melompat menggunakan kaki apapun.
Melompat dengan tepat guna atau efiseinsi gerak mempertimbangkan tikungan dan mengatur pola langkah disetiap langkah ketika sudah mulai capek.

Teknik Dasar

Dalam teknik lari gawang 400 meter tidak begitu membuat lelah karna tinggi gawang lebih rendah jika dibandingkan gawang nomor 110 meter.

1. Keadaan tubuh lebih tegak pada saat melompat tidak condong.
2. Kaki bagian depan diangkat hing garis horizontal serta meluruskan kaki ke arah depan dan melompati gawang tanagan dalam posisi badan yang berlawanan. Ke arah depan guna mengimbangi grakan kaki.
3. Lutut Kaki bagian belakang ditekuk kemudian secra horizontal di putar guna melompat pada gawang. Kemudian lutut kaki belakang di putar keatas bagian dalam pasca kaki ditendang ke atas guna mengambil langkah selanjutnya.

Teknik Lari Gawang 400 m

Pada umumnya dalam nomor 100 meter, 110 meter dan 400 meter sama saja baik itu sikap badan maupun gerakan gerakan tangan lutut dan kaki. Yang perlu digaris bawahi dan ditekankan adalah teknik pernggantian kaki yang berada di depan atau kaki yang memimpin.

Dikarenakan pada nomor 400 meter di beberapa gawangnya lintasan yang berupa tikungan. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan kaki mana yang harus memimpin dalam melompati gawang guna melompat dengan baik dan benar.

1. Lebih efektif dalam efiseinsi gerak menggunakan kaki kiri sebagai penolak dalam melompati gawang ketika gawang tersebut berada dalam tikungan. Terutama pada saat berada di lintasan dalam yang lebih ketat.
2. Tubuh condong ke sebelah kiri ketika berlari lebih memudahkan untuk mengakat kaki kanan kaki yang mengikuti.
3. Dalam keadan tubuh lelah Kaki kanan sebagai panduan menjadi tidak enak dilakukan sering terpaksa menggunakan kaki sebelah kanan. Bisanya ini terjadi pada saat akhir tikungan.

Peraturan Lari Gawang

PASI merupakan perstuan induk organisasi atletik sudah meberikan aturan yang jelas mengenai olahraga ini para atlet pun harus mengetahui peraturan perlomban agar tidak membuat kesalahan yang dapat merugikan atlet tersebut.

1. Lari gawang dilakukan di jalur sendiri – sendiri yang sudah ditetapkan. Olahraga ini Di awali dari mulai garis atrt hingga garis finish.
2. seorang atlet dinyatakan didiskualifikasi apabila melakukan pelanggaran sebagai berikut :
– Seorang atlet pada saat melewati gawang menarik kaki bukan pada bidang horizontal di atas gawaang
– Seorang atlet melompati gawang bukan pada jalur lintasanya sendiri
– seorang atlet dengan sengaja mengunakan kaki atau tangan menjatohkan gawang.
– baik lari nomor 400 meter, 110 meter dan 100 meter semunya memiliki 10 buah gawang yang harus dilewati.

Terimakasih sudah membaca artikel dari Mang Ruri semoga bisa bermanfaat apabila ada kiritik dan saran isi form di bawah ini bisa juga shere via medsos baik itu facebook, whatsap, twitter, instagram dan lain – lain . terimaksih semoga hari ini anda selalu di berikan kesehatan oleh Allah.

TEKNIK LARI JARAK PENDEK

TEKNIK LARI JARAK PENDEK

TEKNIK LARI JARAK PENDEK 1Teknik lari jarak pendek Bisa disebut juga lari sprint, lari merupakan perlombaan atletik pada nomor lari, semua pelari berlari dengan kecepatan maxsimal atau lari secepat mungkin dengan menempuh jarak tertentu dengan nomor lari 100 m, 200 m, hingga 400 m. factor yang mempengaruhi dari kecepatan berlari seorang atlet terletak pada saat melakukan tolakan awal pada saat berlari atau start.

 

 

Ada tiga cara dalam melakukan star atau tolakan pada saat berlari yaitu :

  1. Standing start (start berdiri)
  2. Flaying start (start melayang)
  3. Crouching start (strat jongkok)

Dalam start jongkok terdapat rangkayan urutan yang dibagi menjadi tiga tahapan yaitu aba – aba  bersedia siap ya atau suara pistol.

Selain itu terdapat satu jenis start yaitu medium elongated start selain tiga jenis strat di atas, medium elongated start adalah jenis start menengah perbedaannya ialah keadaan pada bagian lutut kaki belakang ditarik mundur sedikit hingga berada telapak kaki pada bagian depan.

Teknik start ini biasanya digunakan dalam melakukan teknik lari jarak pendek menggunakan start jongkok.

Teknik lari jarak pendek Menggunakan Start Jongkok

Pada aba-aba “Beredia”

Ketika aba aba tersebut sudah terdengar lakukan hal berikut :

  1. Kedua Tangan diletakkan sedikit lebih lebar dari posisi bahu jari jempol membentuk huruf “V” , bahu berada didepan tangan sedikit dan condong ke arah depan dengan posisi lengan lurus.
  2. Kepala dalam keadaan rileks hingga leher tidak tegang pandangan ke arah depan sekitar 2,5 m di depan garis start.
  3. Badan atau tubuh dalam keadaan rileks.
  4. Perhatikan fokus terhadap aba aba .
  5. Jarak kaki dengan garis start tergantung jenis start apa yang akan di gunkan.

Pada aba – aba “siap”

Ketika aba aba tersebut terdengar lakukan hal sebagai berikut :

  1. Pinggang dianggkat ke arah depan hingga lebih tinggi dari bahu, sedikit lakukan dengan tenang, hingga posisi punggung menurun ke depan, hal ini dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan sebaik mungkin, kira – kira hitungan dua detik hingga aba – aba selanjutnya.
  2. Leher dalam keadaan rileks kepala direndahkan tatapan ke bawah sekiranya 1 hingga 1,5 m ke hadapan garis start
  3. Tangan dalam keadaan lurus beserta siku jongkok
  4. Ambiil nafas yang dalam pada saat mengangkat pinggang
  5. Konsentrasi fokus pada aba aba “ya” atau suara pistol ditembakkan

Pada saat Aba – Aba atau perintah “Ya” atau “Bunyi Pistol”

Cara melakukanya dalam teknik lari jarak pendek ketika aba aba ya atau bunyi pistol mulai terdengar yaitu :

  1. Ayunkan tangan kiri ke arah depan dan tanggan kanan ke arah belakang dengan kuat.
  2. Tangan kiri diayunkan ke arah depan dan tangan kanan diayunkan dengan kuat.
  3. Tolak kaki kiri dengan kuat hingga kaki lurus. kaki bagian kanan melangkah dengan kecepat maxsimal dan secepat mungkin berada di tanah. Langkah awal kurang lebih 45 centi meter hingga 75 centi meter berda garis start.
  4. Tolakan kaki dengan kaki kuat hingga terkejang, kaki melangkah secara cepat dalam langkah pertama sekitar 45 centimeter hingga 75 centimeter.
  5. Berat badan harus meluncur lurus kedepan. Dari sikap jongkok berubah kesikap lari, berat badan harus naik sedikit demi sedikit. Jangan ada gerakan ke samping.
  6. Titik berat badan kearah depan. Dari keadaan tubuh jongkok berubah kesikap lari, titik berat badan harus naik perlahan step by step. Jangan sampai ada gerakan kearah samping.
  7. Dalam Teknik lari jarak pendek semakin lama langkah akan menjadi semakin lebar.6 hingga 9 langkah adalah langkah peralihan dari langkah start menuju ke langkah berlari menggunakan kecepatan maxsimal. Secara berangsur angsur pandangan mata kearah garis finish.
  8. Dalam langkah teknik lari jarak pendek semakin lama berlari maka langkah kaki menjadi lebih lebar. 6-9 langkah merupakan langkah zona peralihan dari langkah start menuju langkah langkah lari.
  9. Bernafas anaerob

Baca Juga Artikel :

Teknik Lari Gawang

Gerkan Teknik Lari jarak pendek

Setelah melakukan gerakan start dengan langkah peralihan semakin lebar dan condong badan badan yang berangsur berkurang, dilanjutkan melakukan gerakan lari secepat mungkin.

Langkah peralihan dilakukan setelah melakukan gerakan start dalam langkahnya setelah enam samapi Sembilan langkah itu adalah langkah peralihan semakin lama langkah berarti semkin lebar.posisi badan mulai berangsur angsur berkurang dan di lanjutkan melakukaan gerkan lari secepat mungkin.

Posisi badan ketika berlari
Pada saat berlari kita juga harus memperhatikan bagaimana posisi posisi tubuh kita.

Posisi badan pada saat berlari berlari yang benar adalah menyondongkan badan sedikit ke depan beriringan dengan tolakan awal dengat tolakan skuat tenaga power full. Dengan alas an efisiensi gerak tubuh akan membuat hemat energy lari pun akan lebih terasa  nyaman.

Gerakan tubuh tangan ke arah bagian dagu dan langkah kaki lebar gerakan dilakukan dengan kecepatan yang semakin meningkat.

Gerakan Teknik lari jarak pendek melewati Garis Finish

Dalam melewati garis finish terdapat 3 macam teknik yang bisa disesuiaikan dengan kebutuhan.

  1. Lari terus hingga jarak kurang lebih 5 m baru mulai berhenti.
  2. Pada saat tubuh menyentuh pita dada agak dicondongkan kedepan sedangkan kedua lengan dibelakang engan di ayunkan.
  3. Bagian dada di putar lengan diayunkan ke arah depan bahu maju ke arah depan ketika tubuh menyentuh pita.

Seorang atlit dianggap sudah finish ketika anggota badan paling depan menyentuh bidang tegak garis finish. Hal tersebut. merupakan peraturan dasar dalam atletik nomor  lari.

Cara Melakukan lari Cepat yang Baik dan Benar

  1. Kaki yang di gunakan ialah kaki terkuat sebagai penolak di tolak dengan sekuat kuatnya hingga kaki lurus. Bagian lutut ditinggikan kira kira setinggi pinggang, tungkai kaki bawah mengayun kearah depan guna menciptakan langkah yang lebih lebar.
  2. Tubuh dalam keadaan rileks tidak boleh tegang. Kemudian lutut sedikit di tekuk hingga membentuk sudut 25 hingga 30 drajat.
  3. Arah gerakan ayunan ke wajah dan ayunan kebelakang harus secara wajar. Gerakan tanggan berimbangngan dengan gerakan ayunan kaki.
  4. Punggung dan kepala harus sejajar
  5. Pandangan lururs ke arah depan.
  6. Gerakan lari dalam lari jarak pendek harus memiliki frekuensi setinggi mungkin dan selebar mungkin

Berlatih Teknik lari jarak pendek

pastinya dengan berlatih dengan metode yang tepat dan konsisten berpengaruh terhadap kemampuan teknik lari jarak pendek secara efektif seorang atlet. latihan bisa dilakukan dengan cara – cara berikut :

  1. Latihan dilakukan sambil berlari mengangkat paha dan lutut tinggi bergerak maju ke arah depan perlahan pada jarak kira – kira 10 hingga 15 m.
  2. Berlatih lari sambil menyepakkan kaki bagian tumit ke bokong atau menendang ke depan
  3. Latihan dengan cara jogging dengn badan didorong ke arah depan
  4. Latiahan dengan cara bergerak maju ke arah depan dengann memperpanjang langkah
  5. Latihan lari secepat mungin secara maxsimal dengan jarak kira – kira 20 hingga 30 m
  6. Berlatih dengan cara berlari secara drill bebera pakali dengn menempuh jarak 25 hingga 30 meter.

Demikian penjelasan mengenai teknik lari jarak pendek  semoga bisa bermanfaat bagi teman teman semua dan jangan lupa shere via media sosial, email atau yang lainnya.  penulis tak lepas dari kesalahan apabila ada kritik dan saran kirim di form yang berada di bawah ini. terimaksih.

BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA :

Teknik Lari Gawang

Teknik Lari Jarak Pendek

Teknik Jalan Cepat

Teknik Tolak Peluru

CABANG CABANG OLAHRAGA ATLETIK

CABANG – CABANG OLAHRAGA ATLETIK

cabang olahraga atletikPENGERTIAN

Cabang olahraga Atletik – Atletink merupakan kumpulan dari berbagai jenis macam olahraga seperti lompat lepar dan lari pada tahun 776 sebelum masehi olahraga atletik diperlombakan pertama kali pada olinypiade. PASI merupakan induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia.

SEJARAH ATLETIK         

Kata Atletik merupakan serapan dari bahasa yunani ATHLOS yang memiliki arti lomba negara yunanilah yang menjadi negeara pertama diselenggarakn perlombaan atletik. pada masanya ketika itu olahraga atletik dikenal dengan pentathlon : panc lomba dan decathlon : dasa lomba.

CABANG – CABANG ATLETIK

Terdapat 4 (empat)  cabang dalam atletik yaitu nomor lompat, nomor lempar, nomor lari, dan nomor jalan :

NOMOR LOMPAT

atletik lompat

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lompat Tinggi

Lompat tinggi merupakan salah salah satu dalam olahraga atletik sasaran olahraga ini adalah mendpatkan lompatan setinggi mungkin untuk melewati mistar dengan ketinggian yang sudah ditentukan. Olaharaga ini dapat mengetes keterampilan pelompat untuk melewati tiang mistar.

Tiang mistar yang harus dilewati minimal memiliki tinggi 2,5 m dan memilki panjang 3,15 m lompat tinggi. Ketika bertanding Ketinggian mistar dapat ditinggikan setelah atlit berhasil melewatinya lompatan di katakana dis apabila menyentuh minstar bahkan hingga mistar terjatuh.

Lompatan tertinggilah menjadikan seorang atlit dinyatakan menang.

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lompat Galah

Lompat Galah (Pole Vault) ialah sauatu perlombaan diaman seorang atlit melakukan lompatan setinggi mungkin guna melewati mistar dengan dibantu dengan tongkat panjang flexsibel yang bisa disebut dengan nama galah, galah tersebut terbuat dari bahan carbon ber dan breglass.

CABANG – Lompat Jauh

Lompat jauh ialah gerakan melompat ke arah depan atas yang diawali tolakan menggunakan kaki terkuat dalam membawa berat badan dengan cara melayang dilkukan secepat mungkin guna menempuh jarak sejauh mungkin.

Lompat jauh merupakan salah satu olahraga atletik yang paling sering dilombakan dalam ajang internasional termasuk oliypiade dan  lebih popular di banding dengan nomor lompat yang lainnya.

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lompat Jangkit

Lompat jangkit yaitu suatu rangkayan gerak melompat yang dilakukan dengan tiga langkah gerakan yang berkesinambungan sistematis dan terpadu yang dikemas dalam suatu rangkayan. (trpel jump) : hop (berjingkat), (step) melangkah, dan jump (melompat) guna menempuh jarak sejauh mungkin.

Dalam rangakayan gerakan lompat jangkit terdapat tolakan dan pendaratan  yang dilakukan sebanyak tiga kali. Kecepatan horizontal ,kekuatan dan mempertimbangkan sudut tumpuan pada tiga kali tolakan mempengaruhi hasil lompatan yang maxsimal. Nomor Lempar

NOMOR LEMPAR

atletik nomor lempar

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Tolak Peluru

Tolak peluru adalah serangkayan gerak mendorong atau menolak suatu benda yang berbentuk bundar atau peluru. Peluru tersebut terbuat dari logam dan memiliki berat berfariasi tergantung dari kelas – kelasnya. Gerakan dalam tolak peluru dimulai dari tubuh bagian  bahu menggunakan satu tanggan guna mencapai jarak sejauh mungkin.

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lempar Lembing

Lempar lembing adalah salah satu cabang atletik pada nomor lempar, lemparan berasal dari tubuh bagian tanggan dengan mengerahkan kekuatan maxsimal guna mencapai jarak sejauh mungkin. Alat yang di gunakan pada  olahraga ini adalah lembing. Lembing berbentuk tombak yang berujung tajam pada ujungnya.

CABANG – Lempar Cakram

Lempar cakram ialah lemparan sikap tubuh  menyiku tubuh agak condong kea rah depan. Cakram ini terbuat dari bahan perunggu yang di cor dan ditempa, sebelum menggunakan perunggu cakram terbuat dari terupam halus. Lempar cakram di perlombakan pada olimpiade sejak tahun 708 Masehi.

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lontar Martil

Lontar martil merupakan salah satu cabang atletik pada nomor lempar perlunya kekuatan daya ledak kelincahan dan kecepatan dalam melakukan lontar martil, pada seorang atlit dituntut memiliki hal tersebut biasanya atlit lontar martil memiliki badan yang besar dan kuat.

Nomor Lari

atletik lari

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lari Sprint

Lari sprint bisa disebut juga lari jarak pendek karna hanya menempuh 50 meter- 400 meter. Start yang biasa digunakan dalam perlombaan ini  yaitu start jongkok dan teknik pernapasan yang digunakan menggunakan pernapasan unaerob. Oleh sebab itu lari jarak pendek sangat membutuhkan kecepatan maxsimal kemampuan pernapasan unaerob yang baik.

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah menempuh jarak 800 meter dengan menggunakan start jongkok hingga jarak tempuh 1500 meter yang menggunakan start berdiri. Dalam melakukan lari jarak menengah hal yang harus diperhatikan stamina kekuatan dan kecepatan dari setiap individu atlet.

Dalam melakukan lari 800 meter setiap atlet berlari di lintasan masing – masing setelah melewati tikungan pertama barulah para atlet diperbolehkan berlari memasukin lintasan awal.

CABANG – Lari Halang Rintang

Lari halang rintang ialah lari melintasi rintanngan seperti halnya pada lari gawang. Bedanya adalah pada lari gawang termasuk lari jarak pendek jarak yang ditempuh seorang pelari 100 meter hingga 400 meter.

Pada lari halang rintang bisa menempuh  3000 meter. Lari haling rintang mempunyai nama lai lari steeplace-chase 3000 m termasuk lari jarak menengahyang menempuh rintangan.Rintangan berupa gawang dan ada yang berupa air dengan gawang dihadapannya.

Seorang atlit dalam halang rintang dituntut memiliki speed yang bagusseperti halnya pelari 1500 m. tetapi seorang atlit lari haling rintang dituntut memiliiki kemahiran dalam melewati rintangan. .Perlombaan yang biasanya di lakukan dengan jarak 300 m dngan melewati rintangan berupa air

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lari Jarak Jauh

Lari Jarak jauh bisa disebut juga lari marathon. Adalah lari dengan menempuh jarak yang amat jauh jarak yang ditempuh 42,195 m atau 385 yard dan 26 mil. Olahraga ini dalam sejarah olympiade kunno termasuk cabang olahraga versi atletik tertua.

Diawali pada tahun 490 sebelum masehi pada saat tentara yunani mulai berlari membawakan berita bahagia kemenangan peperangan. Jarak tepuh bisa diatas 5000 meter samapi 10000 meter bahkan ada lebih ekstrim yaitu 1,6,12, dan 24 jam perlombaan.

CABANG  – Lari gawang

Lari gawang bisa juga disebut lari cepat dengan menempuh jarak tertentu dengan melompati gawang sebagai penghalangnya gawang tersebut memiliki ketinggian sudah di sesuaikan menurut peraturan perlombaan atletik.

Pada lari gawang sebisa mungkin diakukan dengan cepat seperti halnya lari sprint, pada nomor lari gawang putra detempuh dengan jarak 110 meter putra, dengan ketinggian gawang 1,067 meter/ 3 kaki, jarak 400 meter putra meliki  ketinggian gawang 0,914 meter.

sedangkan untuk putri dengan jarak tempuh 100 meter memiliki ketinggian gawang 0,840 meter dan ababila jarak lari 400 meter ketinggian gawang yaitu 0,762 meter

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Lari Estafet 

lari estafet yaitu salah satu olahraga cabang atletik pada nomor lari, lari estafet dilakukan lari membawa tongkat dengan cara beranting atau bergantian. Satu timnya dalam lari estafet terdiri dari empat orang yaitu pelari awal kedua ketiga dan keempat. Uniknya pada lari estafet yang tidak akan kalian jumpai pada olaharaga yang lain yaitu adanya perpindahan tongkat sambil berlari yang di estafetkan.

Nomor lari estafet yang biasa dipertandingkan dalam ajang resmi baik nasional maupun internasional   yaitu 4 x 100,200,400 dan 800 meter

CABANG OLAHRAGA ATLETIK – Jalan cepat

Jalan cepat adalah gerakan maju melakah ke arah depan tanpa adanya kontak terputus dengan tanah. Pada saat melangkah kaki bagian depan harus terlebih dahuu menyentuh tanah sebelum sebelum kaki bagian belakang terangkat meninggalkan tanah. Kaki harus selalu lurus kaki dalam keadaan tegak lurus lutut tidak boleh ditekuk.

Ada jalan cepat jarak yang di perlombakan yaitu 10, 20 hingga 50 meter

 

Teknik Tolak Peluru

Teknik Tolak Peluru

Teknik tolak peluru merupakan cabang olahraga atletik yang di mana menggunakan besi yang berbentuk bola, ukuran dan beratnya disesuaikan dan sudah diatur sedemkian rupa, bola besi itu bisa disebut sebagai pelurunya. Atlit harus menolak bola besi itu dengan jarak sejauh mungkin.

Di dalam teknik tolak peluru terdapat berbagai gaya yaitu gaya membelakaingi atau menyamping.

Berdasarkan ukuran peluru beratnya bola besi ini dibagi bebrapa kelas yaitu :

Bagi senior Putra : 7,257 kilogram

Bagi Senior Putri : 4 kilogram

Bagi Junior Putra : 5 kilogram

Bagi Junior Putri : 3 kilogram

UKURAN LAPANGAN – TEKNIK TOLAK PELURU

Untuk lingkaran lapangannya terbuat dari besi untuk lengkungannya sendiri. Tanah bagian permukaan harus rata dengan terbuat dari aspal aspal semen dll asalkan tidak licin, bagi atlit dalam melakukan tumpuan tolakan.

Di dalam permukan di dalam lingkaran tolakan harus lebih rendah sedikit antara 20 mili meter hingga 6 mili meter Untuk tebal garisnya sendiri 5 centimeter dan panjang garis yang menjulur 0.75 meter yang terdapat pada sisinya .

Diameter lingkarannya sendiri yaitu  2.135 meter .Tebal besi lingkaran minimal 6 mili meter.Bahan kayu digunakan dalam membuat balok penahan agar sesuai dengan lengkungan,lebar balok memiliki ukuran 11,2 sampai 30 centimeter, panjang 1,21 sampai 1,23 centimeter, dan tebalnya 9,8 sampai 10,2 centimeter.

CARA MEMEGANG PELURU

Hasil yang maksimal dalam melakukan gerkan teknik tolak peluru berawal dari bagaimana seorang atlit memegang peluru, dalam memegang peluru harus lah benar , cara memegang peluru yang baik yaitu :

  • Peluru diletakkan di tanggan kemudian dipegang oleh seluruh jari-jari.
  • Titik Berat Peluru diletakkan pada jari-jari kecuali ibu jari sebagi penahan di samping dan jari kelingking sebagai menahan peluru.

CARA MELETAKKAN PELURU

Pada saat peluru sudah dipegang dengan baik dan benar, Hal yang pertama dilakukan peluru dipegang dan diletakkan dibahu dan ditempelkan pada dagu atau rahang, siku dibuka untuk persiapan tolakan dengan sudut kurang lebih sekitar  90 derajat. pada tangan yang tidak memegang peluru dalam keadaan rileks.

CARA MENOLAK PELURU

1.  Persiapan

Sikap awal yang dilakukan seorang atlit adalah membelakangi arah dari tolakan sedangkan berat badan pada bukan kaki bagian yang terkuat karna kaki terkuat akan digunakan sebagai tolakan.bagian tumit kaki dianggkat pada saat badan rendah.kaki bagian belakang dinaikan dan sedikit ditekuk ke belakang kearah atas, setelah itu kaki kearah bawah ke kaki lainya, kedua kaki ditekuk badan turun ke bawah.

Artikel Lain :

Teknik Jalan Cepat

Lari Jarak Pendek

2. Gerakan

Tahap meluncur ini terlebih dahulu,  gerakan seperti duduk tetapi gerakannya harus cepat dan kuat kemudian kaki bagian kanan diluruskan, dan mendorong ke arah bagian belakang sekuat mungkin dengan tumpuan dasar balok tolakan penahan.

artikel lain :

Teknik Lari Gawang

Teknik Lari Jarak Jauh

Kaki terkuat dilepas kemudian digeser dan diputar kearah melawan jarum jam kalau seorang atlit kidal berarti searah jarum jam kemudian ditarik secepatnya kebawah, badan berada di tengah lingkaran kakai kiri hamper berbarengan dengan tiba ditengah berdekatan degan balok tolakan sebelah kiri arahnya emparan peluru, kedua kaki mendarat di atas telapaknya, sedangkan posisi badan condong kearah belakang, dengan keadan membengkok sedangkan berat badan pada tumpuan kaki terkuat.

3. Akhir

Untuk tahap akhir di awali dengan memutarkan kaki kiri dan lutut kekanan dan ke arah atas sedangkan berat badan terletak di kedua kaki dengan beban yang sama,bahu kiri menghadap depan membuka kokoh dan diam pada saat bahu kanan berputar dan naik ke arah lemparan, tubuh membentuk sedikit lengkung disebabkan gerakan kaki yang lebih kuat mengawalinya.

GAYA DAN JENIS TOLAKAN

Ada beberapa gaya dalam teknik tolak peluru, terdpaat dua gaya yaitu gaya ortodoks dan gaya Obrien. disini saya akan coba menjelaskan dari kedua jenis gaya tersebut.

Gaya yang sering digunakan dalam olahraga ini adalah gaya ortodoks atau gaya lama dan gaya obrien gaya baru Kalau ada yang menemukan gaya lain itu merupakan variasi pengembangan dari kedua gaya tersebut. Prinsip dari teknik tolak peluru menolak peluru sejauh mungkin untuk menghasilkan hasil yang optimal.

Dalam cabang olahraga atletik ini terdapat dua gaya yaitu :

Gaya Dalam Teknik tolak peluru

Gaya ortodoks (gaya menyamping)

teknik tolak peluru gaya o brain meyamping gaya ortodoks yaitu sebuah gaya dalam teknik tolak peluru yang dilakukan secara menyamping tidak membelakangi area lemparan tetapi tubuh menyamping pada area lempran. Artinya jika seorang atlit melakukan tolakan mengunakan tangan kanan maka arah tolakan berada di sebelah kiri begitu sebaliknya. biasanya gaya ini dilakukan oleh seorang pemula seperti pelajar smp hingga sma.

gaya obrain (gaya belakang)

gaya tolak peluru ortodok membelakangigaya obrain murupakan gaya dalam teknik tolak peluru dilakukan dengan membelakangi area lemparan. sikap awalan yang harus diambil yaitu membelakangi area tolakan. gaya obrain  Biasanya digunakan oleh senior atau professional.

Hal Yang Disarankan

Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan gerakan cabang atletik ini agar lebih maxsimal :

  • Keseimbangan gerak dari kedua kaki, kaki kiri sebagai lider pemimpin dibelakang.
  • Pada saat tubuh bagian badan bergerak Badan bagian atas rileks.
  • Kaki kiri direndahkan dan membuat gerakan yang sistematis.
  • Kaki kanan diputar ke arah lemparan ketika melakukan gerakan luncuran
  • Pinggang kiri dipertahankan dan pundak menghadap kearah belakang
  • Posisi tangan kiri mendekati tubuh.
  • Pasca melakukan lemparan tahan dengan kuat menggunakan tungkai kaki kiri

 

Kesalahan kesalahan yang sering dilakukan yaitu sebagai berikut :

  • Keadaan tubuh tidak seimbang belance kaki bagian kanan melakukan lompatan.
  • Kaki bagian kanan tidak ditarik ke bawah tubuh.
  • Kaki kanan menghadap ke arah baian belakang ketika mendarat.
  • Gerakan tidak linier terlalu ke sebelah kiri.
  • Badan terlalu cepat melakukan gerakan.

Terimakasih sudah baca artikel teknik tolak peluru di situs mangruri.com semoga bermanfaat jagan lupa indahnya berbagi kepada teman temab anda semua shere via media sosial baik itu facebook twetter instagram paths dan lain – lain apabila ada kritik dan saran isi form dibawah ini. trimakasih semoga hari anda penuh dengan semangat dan menyenangkan.

artikel lain :

Teknik Lempar Cakram         teknik lari jarak menengah        Teknik Lompat Jauh

cabang olahraga atletik         4 Gaya Lompat Tinggi

TEKNIK JALAN CEPAT

TEKNIK JALAN CEPAT

Sejarah

teknik jalan cepatTeknik jalan Cepat – Dalam melakukan teknik ini tidak diperbolehkan melakukan langkah melompat atau melayang karna hal tersebut melanggar aturan. teknik ini dalam peraturannya kaki tidak diperbolehkan mengangkat, kaki harus tetap berada di atas tanah dan salah satu kaki harus tetap menginjak tanah.

Di kota londonlah awla dari olahraga ini dilakukan pada tahun 1912 di pertandingkan perlombaan 10 km dan pada tahun 1867 kemudian pada oliympiade tahun 1976 nomor atletik ini disenggelarakan dengan jarak tempuh 20 kilometer dilaksanakan. Dan pada oliympiade Moscow olahraga ini di lakukan dengan menggunakan nomor lomba 50 kilometer.

Tahun tahuhun belakangan ini olahraga ini mulai pupuler dan banyak pengemarnya dan menjdi trending topic. Pada Nomor perlombaan 20 kilometer dan 50 kilometer telah menjadi nomor perlombaan tetap diera modern ini, perlombaan teknik jalan Cepat di Indonesia pun diselenggarakan pada kejuaraan tingkat nasional pada tahun 1978 nomor perlombaan yang digunakan yaitu untuk wanita 5 kilometer dan 10 kilometer sedangkan untuk atlet pria 10 kilometer dan 20 klometer

Apasih Perbedan Teknik jalan Cepat dengan Lari ?

Ditinjau secara teknik keduanya tidak memiliki perbedannya yang cukup signifikan. Baik gerakan jalan maupun gerakan lari inti dari gerakan ini adalah memindahkan tubuh kea rah depan dengan menggunakan langkah kaki, tetapi kedua hal terseut memiliki perbedaan Teknik jalan Cepat : pada setiap gerakan kaki pasti selalu ada kontak atau berhubungan dengan tanah, maksudnya adalah setiap saat melangkahkan kakinya salalu ada kiki yang menginjak tanah. Sedangkan lari : dalam gerakan lari pasti ada saat gerakan melayang tidak menempel atau kontak dengan tanah.

Pengertian – teknik jalan Cepat

Cara melakukan gerak ini adalah dengan gerakan maju ke arah depan dengan mlangkahkan kaki  secara sistematis dan berkelanjutan sehingga kontak dengan tanah tetap terjaga dan tidak terputus selama melangkah. Cara melakukan teknik jalan Cepat dengan cara kaki melanngkah bergerak maju, kaki harus tetap berhubungan dengan tanah sebelum kaki satunya meninggalkan tanah, kaki yang bertumpu harus diluruskan setidaknya dalam keadaan vertical atau tegak

Hal yang sering terlupakan dalam perlombaan setiap atlit bergerak melangkah maju salah satu kaki kehilangan kontak dengan tanah yang harus diperhatikan setiap melangkah jangan sampai kaki hilang kontak dengan tanah.dalam perlombaan diawali dengan start dan berakhir pada garis finish hal tersebut juga perlu diperhatikan agar tidak menyalahi peraturan yang menyebabkan kerugian pada atlet tersebut.

Hal Yang harus Diperhatikan Dalam Teknik Jalan Cepat 

Dalam melakukan teknik ini ada beberapa hal yang harus dilalui seorang atlet guna mencapai hasil yang diinginkan berikut ini  yang perlu diperhatikan  seorang atlet yaitu :

1. Start

start yang digunakan dalam mengawalinya menggunakan start berdiri. Instruksi start pada umumnya sebagai berikut “bersedia” atlett menaruh salah satu kaki di belakang garis start dan menaruh kaki satunya berada di belakang. Posisi tubuh agak condong ke arah depan keadaan tangan rileks, ketika terdengar instruksi mulai biasanya mengunakan sinyal suara pistol atau aba-aba ya !!! secepatnya langkah kaki yang berada di belakang maju kedepan dan terus berjalan secepat mungkin.

2. Langkah

Gerakan melangkah mengangkat  kaki bagian paha dengan mengayunkan kaki ke arah depan, posisi lutut tertekuk, badan sedikit condong kedepan, kenapa paha yang diangkat alasannya secara otomatis tungkai bawah terayun ke arah depan, kemudian lutut lurus kaki mendarat mendahulukan tumit terlebih dulu kemudian perkenan ke ujung kaki di tanah kemudian diayunkan.

3. Posisi Tubuh

Posisi tubuh dalam gerakan harus sedikit condong kearah depan dengan berlanjut mengunakan ayunan lengan dengan arahnya lebih menusuk masuk, siku ditekuk dengan sudut 90 derajat, gerakanpun harus singkron dengan gerakan langkah kaki.

Finish

Pada saat sampai di garis finish harus ada gerakan flowstru nya atau gerakan lanjutannya tidak boleh seketika berhenti, pada jarak sekitar 5 meter mulai langkah untuk di perlambat bertahap, kemudian dilanjutkan pemindahan titik berat badan dari kaki satu ke kaki yang lain. Langkah dalam gerakan ini harus terlihat jelas dari pnggang.

Tahapan – tahapan Teknik Teknik jalan Cepat

Dalam olahraga atletik ini memiiki tahapan tahapan gerak,tahapan gerakannya sebagai berikut tahapan tumpuan 2 kaki, tahapan tarikan,tahapan relaksasi, dan tahapan dorongan.

1. Tahapan Tumpuan 2 kaki

Tahapan gerakan tumpuan menggunakan 2 kaki tahapan ini sanagat cepat terjadinya ketika ke 2 kaki tersebut menempel pada tanah. Ketika tahapan tumpuan 2 kaki itu terjadi dorongan kaki selesai dan di lanjutkan oleh gerakan tarikan. Dibandingkan beandingkan dengan dorongan gerakan tarikan ini agak lebih lama gerakan berawalan dari pinggang dan bahu.

2. Tahapan Tarikan

Tahapan tarikan dilakukan menunggu gerakn terdahulu selesai, tahapan tarikan dilakukan karna kinerja tumit dan seluruh tubuh, tahapan tarikan dikatakana selesai apabila posisi badan berada pada tahapan tumpuan 2 kaki.

3. Tahapan Relaksasi

Tahapan relaksasi terjadi pada tahapan tarikan dan dorongan kaki, posisi pingul berada satu garis dengan bahu. Keadaan tangan vertical dan sejajar di sebelah bahu.Tahapan ini bisa dilaksanakan jika tahapan sebelumnya sudah dilakukan dan jika tumpuan berat badan berganti ke kaki yang lainya.

Kaki yang sudah melakukan tarikan dilanjutkan dengan gerakan dorongan kemudian diluruskan. Seorang atlet Diusahakan memiliki fleksibiitas kaki yang bagus karna dalam melakukan langkah menggunakan jarak yang lebar, dalam setiap langkahnya harus satu arah, Dalam melakukan dorongan kaki diusahakan pula posisi engsel kaki diluruskan dan tangan sebagai penyeimbang

Kesalahan Dalam melakukan Teknik jalan Cepat

Kesalahan yang kerap terjadi dalam melakukan teknik Teknik jalan Cepat adalah pada saat Melangkah telapak kaki kehilangan kontak dengan tanah alias kaki mengangkat, posisi badan terlalu miring ke arah belakang maupun depan, melakukan langkah yang terlalu pendek, ketika berjalan lintasan yang di lalui zig zag.

Dalam setiap tahapan – tahapan dalam melkukan teknik lompat jauh sangat penting tahapan tersebut memiliki kontribusi dalam pencapaiyan hasill yang diinginkan dan jangan lupa dalam hal pelaksanaan jangan sampai mengabaikan keselamatn harus terlebih dahulu mengutamakan keselamatan agar tidak terjadi cidra olahraga yang tidak diinginkan.

Trimakasih sudah membaca artikel dari mangruri.com apabila ada keritik dan saran silahkan isi form di bawah ini.atau shere ya.

TEKNIK LOMPAT JAUH

TEKNIK LOMPAT JAUH

Pengertian

Teknik lompat jauh iyalah salah satu cabang atletik dengan nomor lompat, dalam cabang olahraga atletik ini termasuk olahraga populer yang sering diperlombakan ditingkat oliympiade. Pengertian teknik ini sendiri yaitu gerakan melompat melayang di udara dengan cepat dengan diawali tolakan menggunakan salah satu  kaki terkuat  ke arah depan guna menempuh jarak lompatan sejauh mungkin.

Teknik ini memiiki tujuan dan sasaran yang diharapkan tujuan dan sasarannya apa lompatan sejauh jauhnya ke tempat pendaratan yang biasanya memiliki bak lompat berupa pasir agar tidak menimbulkan cidra ketika mendarat. Cara menilai hasil lompatan jarak jauh dengan cara menghitung dari papan tolakan hingga posisi jatuhnya tubuh yang di hasilkan dari lompatan.

Tahapan Tahapan Gerakan

Dalam gerakan teknik lompat jauh dibagi menjadi 4 yaitu : gerakan awalan  ( Aproach ), gerakan menumpu (take off), gerakan melayang ( flight ), dan gerakan mendarat ( landing ) masing – masing tahapan memiliki peran penting dalam pelaksanaan teknik ini.

Teknik Awalan (Approach)

Awalan dalam teknik teknik lompat jauh adalah lari secepat cepatnya hinga mencapai kecepatan yang maxsimal sebelum melaksanakan tolakan. Gerakan awlan atau Approach dilakukan sebagai usaha mendapatkan kecepatan horizontal secara maxsimal yang kemudian dikonversikan menjadi kecepatan gerak vertikal ketika melaksanakan tolakan.

Jarak tempuh awalanpun masing masing orang berbeda-beda tergantung dari kemampuan dari orang tersebut untuk mengubah kecepatan horizontal menuju kecepatan vertical dalam waktu tertentu.

Dalam sebuah lintasan teknik awalan apparoach dilakukan dengan cepat dan semaxsimal mungkin dengan jarak 40 hingga 45 meter

Hal – hal yang harus di perhatikan dalam melakukan gerakan awalan dalam teknik ini :

  • Pengambian jarak ancang ancang bagi atlet berbeda – beda tergantung kemampuan atlet tersebut. Ada atlet yang hanya jarak pendek sekitar 30 sampai 35 meter bahkan kurang dari itu, sudah bisa menghasilkan kecepatan maksimal.atlet yang mengambil jarak awaln jauh biasanya sekitar 30 hingga 45 meter bahkan lebih.
  • Keadaan tubuh pada saat di titik awal keaadaan kaki sejajar atau salah satu kaki terkuat berada didepan sebagai tolakan. Untuk lari dalam awlan bertahap dari lari perlahan hingga mencapai top speed kecepatan maksimal seorang atlit. Kecepatan lari maxsimal ini harus bertahan sampai atlit itu melakukan tolakan.
  • Setelah seorang atlet berlari mencapai top speed kecepatan maxsimal kira – kira 3 hinga 4 langkah terakhir memulai take off langsung melakukan tolakan secara sepontan mengubah kecepatan horizontal menjadi vertical. Pada keadan ini harus focus pada kekuatan otot tungkai sebagi tumpuan dan power otot.

Teknik Menumpu (Takeoff)

Teknik menumpu dilakukan di atas papan tolakan, jika take off melebihai papan tolakan bisa dikatan gagal, take off merupakan hal yang penting guna menghasilkan lompatan yang maxsimal dalam tahapan pelaksanaan teknik lompat jauh, tumpuan menggunakan kaki yang dianggap terkuat agar tolakan lebih maxsimal dan sesuai yang diharapkan

Ketika melakukan tumpuan (take off) keadaan badan tidak boleh condong ke depan maupun belakakang tumpuan  aktif cepat dan kuat. Ayunan tangan member kontribusi juga dalam menambah keseimbangan tubuh dan ketinggian lompatan.

Hal hal yang harus diperhatikan dalam tolakan kaki pada saat take off

  • Kaki terkuat lah yang digunakan dalam melakukan tolakan
  • Bagian perkenaan telapak kaki dan menolak pada saat take off dimulai dari tumit hingga diakhiri ujung jari.
  • Sebelum melakukan take off  badan condong ke belakang
  • Lebih baik take off bertumpu pada papan tumpuan jangan mengurangai atau lebih pada papan tumpuan.
  • Kedua tanggan diayunkan ke arah depan atas ketika menumpu
  • Kaki diangkat dan diayunkan ke depan hinngga setinggi pinggul dan lutut dalam keadaan ditekuk.

Teknik Melayang (Flight)

Setelah melakukan take off dalam teknik lompat jauh dilanjutkan dengan teknik melayang, pada saat flight gerakan melayang badan harus teteap belance dengan di bantu kedua ayunan lengan.

Dalam teknik ini pada saat melayang terdapat tiga macam gaya lompat jauh yaitu gaya jongkok, menggantung dan berjalan di udara :

Dengan Gaya Jongkok (Gaya Orthodok)

lompat jauh gaya jongkokPada gaya jongkok pada saat take off kedua lutut diangkat tinggi dengan cara ditekuk posisi kedua tangan berada di samping kepala,jika akan mendarat tanggan dan kaki diluruskan titik berat badan berada di depan.

Dengan Gaya Mengantung (Gaya Schnepper)

lompat jauh gaya mengantung Dalam teknik lompat jauh gaya menggantung posisi kaki tergantung lururs ketika melakukan take off.posisi badan tegak dengan posisi lutut ditekuk kemudian pinggang didorong ke arah depan kemudian kedua tanggan  diangkat ke atas.

Dengan  Gaya Berjalan di Udara (Walking in the Air)

lompat jauh gaya berjalan di udaraGaya berjalan di udara, cara melakukannya adalah sesudah melakukan take off  tarik kaki ke arah bawah dan ke arah belakang pada saat waktu yang sama, tarik kaki yang bertolak ke arah depan dan ke arah atas.

Dalam menerapkan teknik teknik lompat jauh yang sesungguhnya, perbedaannya terletak pada saat melayang di udara.

Teknik Dasar Mendarat (Landing)
Dalam teknik mendarat atau lending harus dilakukan dengan benar diusaka lengan atau badan jatuh di belakang. Posisi pada saat mendarat pada bak lompat diawali dengan menggunakan kaki dan tumit yang sedikit dirapatkan. Ketika melakukan pendaratan harus mengguakan kedua kaki.

Kesalahan yang fatal dilakukan ketika melakukan mendarat dalam teknik lompat jauh mendarat tidak menggunakan kedua kaki secara bersamaan Dan dorongngan pingang tidak dilakukan sehingga membuat badan jatuh kebelakang. Yang dapat membuat kesalahan fatal bagi atlet

Demikian artikel teknik lompat jauh ini semoga bermanfaat bila ada kritik saran maupun komentar silahkan isi form di bawah ini dan jangan lupa shere.