OLAHRAGA LEMPAR CAKRAM

Spread the love

OLAHRAGA LEMPAR CAKRAM

Penegertian

teknik lempar cakramOlahraga lempar cakram merupakan salah satu olahraga cabang atletik pada nomor lempar. pada awalnya olahraga atletik ini terinspirasi dari nelayan ikan dalam melempar jarring bahan cakram pada mulanya terbuat dari batu terupam dan terbuat dari perunggu yang dicor sekarang yang ditempa. Sekarang menggunakan kayu berbentuk sebuah piringan bundar dan pipih yang dilapisi besi atau pun bahan lain.

Sarana prasarana olahraga lempar cakram

  • Alat
  • Bahan kayu dan capuran lainnya digunakan sebagi pembuatan cakram serta di bungkus mengunakan bahan metal berbentul lingkaran padat pipih, pada bagian tengah cakram terdapat beban khusus yang bias di bongkar pasang guna mengatur beban yang diinginkan.
  • Ukuran cakram
  • Putra 2 kilogram dengan diameter 219 hingga 221 milimeter.
  • Putri 1 kilogram dengan diameter 180 hingga 182 milimeter.
  • ukuran lapangan olahraga lempar cakram
  • Garis tengah lingkaran untuk area pelempar yaitu 2,50 m.
  • Area lemparan mempunya sudut kurang lebih 45 derajat dari titik pusat lingkaran.

Cara Memegang Cakram

pegangan cakramDalam memgang piringan cakram ditaruh pada tangan kiri terlebih dahulu bagi atlet yang kekuatan tangan terletak di tangan kanan ( begitu sebaliknya ) kemudian telapak tangan bagian kanan ditaruh diatas cakram bagin tengah, jari – jari dibuka jarak antar setiap ruas jari direngangkan hingga menutupi  bagian sisi cakram, untuk jari kelingking menutupi cakram untuk ibu jari bebas dan pergelangan tangan agak ditekuk kedalam.

Mengayunkan cakram

Ayunan lemparan piringan cakram kearah depan dan ke arah belakang sisi tubuh. Ketika proses mengayunkan piringan cakram, lengan yang memegang piringan cakram direntangkan hinngga lurus hingga piringan cakram terlepas.

Tahapan Gerakan olahraga lempar cakram

Dalam melakukan olahraga lempar cakram terbagi menjadi 3 ( tiga ) tahapan

Tahap Persiapan

Posisi tubuh berdiri menggunakan kedua telapak kaki yang dibuka lebar. Pegang piringan cakram dengan tangan kanan ayunan lengan hingga diatas pinggang beserta memutar tubuh ke arah kiri secara secara berulang. Pada saat diayunkan ke arah kiri di bantu dengan kaki mengangkang

Tahap Pelaksanaan

cara melakukan tahapan ini adalah dengan Mengayunkan cakram menggunakan lengan ke arah depan dan belakang. Ketika piringan cakram berada di belakang, tubuh diputar piringan cakram ke arah samping depan atas hinga membentuk sudut 40 derajat. Piringan cakram dilepas ketika berada di bagian depan muka.

Tahapan Penutup

Lemparan dibantu dengan menggunakn kaki kanan guna tolakan lebih kuat pada tanah hingga tubuh melonjak ke arah depan atas

Tumpuan menggunakan kaki bagian kanan dengan cara melangkahkan kaki kemudian kaki yang satunya dalam keadan rileks tidak tegang ataupun kaku guna mempertahankan keseimbang tubuh.

Keslahan Dalam Melakukan Olahraga lempar cakram

  1. Pada saat melakukan putaran cakram pada saat berada di udara tidak berada satu arah sehingga membuat cakram terbalik
  2. Ketika melakukan tumpuan kaki kurang memiliki kekuatan pada saat melakukan tolakan yang mengakibatkan kecepatan horizontal tidak bisa di rubah menjadi kecepatan vertikal
  3. Pada saat melukakan ayunan lemparan tidak berada pada garis linier (garis lurus) dengan kemiringan / kecondongan cakram yang dapat menimbulkan kurang sempurnanya dalam melakukan lemparan.
  4. Pada saat melakukan ayunan terakhir kurang kuat, cepat dan bertenaga
  5. Gerakan lemparan tidak lues badan kaku

Juri Pada Olahraga lempar cakram

Dalam perlombaan olahraga atletik ini wajib harus ada juri atau wasit yang jeli, adil, jujur dan berwibawa agar salah satu pihak tidak merasa dirugikan.

Selain hal itu sebagai juri atau wasitpun harus memiliki penguasaan dan berpengalaman, bisa memimpin jalannya pertandingan dan paham betul mengenai peraturan perlombaan.

Dalam perlombaan lempar cakram terdapat 5 orang juri atau wasit, pada setiap juri memiliki fugsi dan tugas yang berbeda bisa disebut juri 1, juri 2, juri 3, juri 4, juri 5.

  • Juri 1

Juri 1 bertugas untuk memangil peserta lomba, pada saat atlet berputar berada di belakang lingkaran sector lempar juri 1 bertugas mengawasi gerakan pada kaki yang salah pada bagian tepi lingkaran.

  • Juri 2

Juri 2 memiliki fungsi dan tugas melihat mengawasi kaki atlet yang salah pada tepi lingkaran pada saat atlet olahraga lempar cakram terlepas dari tangan atlet.

Juri nomor 2 pun bertugas untuk memangil peserta agar atlet siap dilaakukan menggunakan pengeras suara. Juri 2 pun memegang bendera sebagai taanda suatu lemparan bisa dikataan sah atau tidak

  • Juri 3

Juri 3 memiliki tugas dan fungsi menaruh alat pengukur ataupun ujung pita dari meteran ketika bendera ditempatkan sebagai tanda tempat dari jatuhnya cakram dari hasil lemparan atlet.

  • Juri 4 dan Juri 5

Juri 4 dan juri 5 memiliki tugas dan fungsi untuk mengamati dan melihat tempat jatuhnya cakram paling dekat hasil lemparan atlet, juri 4 dan 5 dapat menyesuaikan keadan apabila seorang atlet kidal.

Terimakasih sudah membaca artikel dari mangruri.com semoga bisa bermanfaat taklebih seorang penulis adalah manusia biasa bila ada kekurangan kami mohon maaf yang sebsesar besarnya jangan lupa beri masukan pada team penulis kami dengan isi form komentar di bawah ini. Bisa juga shere artikel kepada teman – teman anda terimakasih. Semoga hari anda meyenangkan.