4 GAYA LOMPAT TINGGI

Spread the love

4 GAYA LOMPAT TINGGI

Gaya Lompat Tinggi – Pengertian

gaya lompat tinggiGaya Lompat Tinggi olahraga ateletik dari cabang nomor lompat, lompatan yang dilakukan  tanpa menggunakan alat  (tidak seperti lompat galah) lompatan  haruslah setinggi mungkin dengn cara memaksimalkan kekuatan otot kaki dan juga perut,  lompatan setinggi mungkin  yang dilakukan  memiliki tujuan agar dapat melewati mistar, ketinggian mistar sudah diatur dalam perlombaan. ketinggian  mistar minimal memiliki tinggi 2,5 meter sedangkan untuk panjang mistar itu sendiri minimal 3,15 meter.

Gaya Lompat Tinggi – Sejarah

Gaya gunting menjadi gaya awal yang diperlombakan dengan mencatat lompatatan tertinggi hingga 1,6 m. Olahraga ini pertama kali diperlombakan pada abad ke 19 di Negara skotlandia,

Mulailah gaya – gaya dalam lompat tingi bermunculan guna berinovasi agar mendapatkan hasil yang lebih maxsimal  Di mulai pada  abad 20 muncullah seperti gaya eastern cut off, gaya western roll pada tahun 1912, gaya straddle, gaya Jumper Soviet pada tahun 1964

Dari itulah para atlet mulai mengembangkan dan belajar untuk menemukan teknik gaya lompatan yang lebih baik sampai saat sekarang ini terdapat 4 (empat) gaya lompatan yaitu scissors gaya gunting, western roll gaya guling, straddle gaya guling dan fosbury flop

Pada saat itu pendaratan  dilakukan di atas tanah yang memiliki rumput yang mengakibatkan banyak terjadinya cidra bagi para atlet sedanag di jaman sekarang guna meminimalisir kecelakan atau cidra pada atlet  pendaratn lopat tinggi dilakukan di atas matras

Macam macam gaya lompat tinggi

gaya lompat tinggi

Gaya Lompat Tinggi – Scissors Gaya gunting

Gaya gunting scissors bisa disebut juga dengan gaya swennery dikarenakan jaman dulu masih menggunakan gaya jongkok

Swenney merevolusi dari gaya lompat tinggi  jongkok menjadi gaya gunting dikarnakan gaya jongkok dinilai kurang efisien dan tepat guna  pada abad 20 sekitar  tahun 1880

Teknik melakukaanya :

  • Mengambil awalan lompatan dari bagian tengah
  • Pada saat melompat menggunakan salah satu kaki ( biasanya menggunakan kaki kiri ) sedangkan kakilainya difungsikan sebagi pengayun selanjutnya pendaratan menggunakan kaki kembali.
  • Pada saat di udara tubuh diputar apabila penggunakan tolakan kaki kiri berarti diputar ke arah kanan begitu pula sebaliknya.

Gaya Lompat Tinggi – Straddle (Gaya Guling)

Ciri dari Gaya guling adalah pada saat melewati mistar tubuh diputar kumudian dikembalikan lagi seperti semula. Posisi tubuh pada saat di atas mistar telungkup

Cara melakukannya yaitu mengambil awalan dari arah samping secukupnya kira – kira 3 hingga 9 langkah  terlebih dahulu kemudian melompat setinggi mungkin

Pada saat melakukan tolakan gunakan salah satu kaki baik kanan maupun kaki kiri bebas tergantung  tergantung enaknya saja.

Agar dapat melwati mistar posisi badan dengan cepat dibalik hingga pada saat tubuh berada di atas mistar dalam ke adaan telungkup

Posisi bokong diusahan untuk lebih tinggi dari pada bagian kepala yang sedikit menunduk, pada saat pendaratan diusahakan menggunakan sisi bagian tubuh dilanjutkan Pada bahu  dengan berguling  guna menghidari cidra.

Perlu Diingat
  • Dalam pengambilan posisi ancang – ancang jagan terlalu jauh setidaknya 3 hingga 9 langkah tergantung dari tinggi mmistar
  • Berlari jangan terlalu cepat agar mendapatkan momentum tolakan
  • Mengambil posisi awaln stidaknya 30 hingga 40 derajat dari tiang ataupun mistar
  • Pada saat berlari jangan lurus tetapi agak sedikit serong
Pada Saat Menolak
  • Pemilihan tumpuan kaki tergantung enaknya melompat terhadap mistar atlet tersebut
  • Pada saat melakukan tolakan posisi badan agak telungkup dan agak condong kebelakang
  • Kaki tumpuan menolak vertical sehingga kedua lutut menjadi lurus dilanjutkan kedua lengan dengan tenaga secukupnya diayunkan
Pada Saat Berada Di Atas Mistar
  • Badan posisi telungkup
  • Pada saat tubuh sudah mulai turun kaki segera diluruskan
Pada Saat Mendarat
  • Kaki belakang diangkat setinggi mungkin agar tidak mengenai mistar
  • Tidak adanya gerakan lanjutan seperti berguling dengan bahu
  • Posisi badan rileks
  • Tidak tergesa – gesa

Gaya Lompat Tinggi – Gaya flop

Gaya flop diciptakan oleh seorang atlet berkebangsaan Amerika yang bernama Dick ricarod fosbury yang mana pada tahun 1968 pada olymiade meksiko berhasil menjuarinya

Berbeda dengan gaya stredel gaya flop pada saat berada di atas mistar posisi badan terlentang dan pada saat mendarat pun posisi tubuh masih dalam keadaan terlentang

Teknik Awalan
Pada awalannya arahnya berawal dari depan lurus menghadap mistar Apabila seorang atlet mengunakan kaki sebelah kiri yang digunakan sebagai tumpuan sebaiknya mendarat pada bagian sebelah tiang kanan Pada saat saat akhir dalam melangkah.

Teknik Tolakan Flop. 

  • Menggunakan kaki yang paling kuat dalam melakukan tolakan
  • Jika kaki sebelah kiri yang digunakan kaki diangkat kemudian ditekuk ketika memutar badan
  • Posisi Tubuh harus membelakngi mistar
  • Bagian punggung harus membelakangi mistar
  • Pada saat melewati mistar tubuh melengkung atau lenting

Pada Saat Berada Di Atas Mistar

  • Pada saat melewati mistar bagian tubuh kepalalah yang terlebih dahulu
  • Dilanjutkan dengan posisi tubuh terlentang
  • Tubuh terlentang secara otomatis area punggung menghadap ke mistar
  • Posisi kaki diayunkan vertical agar dapat melewati mistar dengan baik ketika melocat dengan ketinggian maxsimal.

Pada Saat Mendarat

Ketika melakukan leanding atau pendaratan bagian tubuh yang digunakan adalah pungung.

Hal tersebut didasari karena pada saat tubuh berada di atas mistar telentang sehingga pendaratan menggunakan pungung gaya ini hanya boleh dilakukan apabila sarana pendaratannya menggunakan busa yang tebal, jadi jangan sekali kali menggunakan teknik ini apa bila sarana pendaratannya bukan busa karna bisa mengakibatkan cidra yang fatal.

Gaya Lompat Tinggi – Gaya Guling Sisi (Western Roll).

Gaya guling sisi wetern roll berasal dari negeri paman sam amerika serikat pada tahun 1912 yang di temunkan oleh G Horin. Tapi sangat disayangkan gaya ini tidak bisa dikembangkan lagi dikarenakan peraturan.

Pada hakekatnya gaya guling sisi posisi kepala lebih rendah dibandingkan dengan pinggul sehingga hal ini tidak diperbolehkan olehsebab itu gaya ini tidak boleh dipergunakan kembali.

Terimakasih sudah membaca artikel Gaya Lompat Tinggi dari mangruri.com semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman – teman semua jangan lupa shere keteman teman anda via media social apa bila ada kritik dan saran silahan isi form di bawah ini. anda puas kami senang tidak puas beritau kami ya.